Vakuola: Bagian Sel Tumbuhan yang Memiliki Peran Sangat Penting

4 Fungsi Vakuola pada Tumbuhan yang Perlu Diketahui

Vakuola memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuhan dan hewan. Ini karena vakuola adalah komponen sel tumbuhan dan hewan.

Vakuola ditemukan di semua spesies tumbuhan, tetapi tidak semua hewan memiliki vakuola. Vakuola adalah komponen sel tumbuhan dan hewan.

Sel merupakan sebagian terkecil dari organ apa pun. Baik hewan maupun tumbuhan dapat berevolusi karena mereka memiliki sel.

Jika fungsi sel hewan dan tumbuhan terganggu, perkembangannya juga menjadi lebih sulit.

Fungsi vakuola pada sel tumbuhan terkait dengan sumber makanan dan air tanaman. Sebagai bagian dari sel tumbuhan, vakuola berperan sangat penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan tersebut.

Tentunya sebelum memahami fungsi vakuola, terlebih dahulu harus memahami apa itu vakuola.

Vakuola adalah salah satu komponen seluler sel tumbuhan atau hewan. Semua tumbuhan memiliki vakuola, tetapi hewan tidak.

Vakuola selalu terdapat pada sel tumbuhan, sedangkan tidak semua hewan memiliki vakuola. Vakuola sel hewan jauh lebih kecil daripada vakuola sel tumbuhan. Ukuran vakuola pada sel tumbuhan tergantung pada umur sel.

Semakin matang selnya, semakin besar vakuolanya, dan keberadaan vakuola ini bersifat permanen (tetap selama sel tumbuhan hidup). Vakuola pada sel tumbuhan biasanya cukup besar untuk mengisi hampir seluruh isi sitoplasma pada sel dewasa.

Organel ini ditutupi oleh membran tunggal yang di sebut tonoplas. Di dalam tonoplas terdapat cairan yang sering disebut getah sel. Bergantung pada jenis tanamannya, jus ini sebagian besar terdiri dari air dan zat terlarut lainnya.

Biasanya, sel muda memiliki banyak vakuola kecil. Saat sel berkembang, vakuola ini bergabung membentuk satu vakuola besar.

Setelah memahami fungsi vakuola, Anda juga harus mengidentifikasi bagian lain dari sel tumbuhan:

Dinding sel

Bagian pertama dari sel tumbuhan adalah dinding sel. Seperti namanya, bagian sel ini secara alami kuat dan kaku. Dinding sel terdiri dari beberapa bagian lain. Ikatan berikut membentuk dinding sel:

  • hemiselulosa

Hemiselulosa yaitu polisakarida terdiri dari beberapa yaitu xilosa, manosa, glukosa, dan asam glukuronat. Di dinding sel ini, hemiselulosa bertindak sebagai perekat antara mikrofibril selulosa.

 

  • lignin

lignin hanya terdapat pada dinding sel tumbuhan dewasa. Fungsi lignin adalah untuk melindungi sel tumbuhan dari lingkungan yang merugikan atau mengancam.

 

  • pektin

Pektin adalah polisakarida yang terdiri dari arabinosa, asam galactoronic dan galaktosa.

 

  • cutin

Cutin adalah lapisan di bagian atas batang atau daun yang fungsinya untuk mencegah pengeringan evaporatif dan melindungi sel dari kerusakan oleh patogen luar.

 

  • protein dan lemak

Dinding sel tumbuhan masih mengandung protein dan lemak, meski tidak sebanyak sel hewan.

 

Kloroplas

Bagian lain dari sel tumbuhan adalah kloroplas. Seperti halnya dinding sel, bagian ini hanya terdapat pada sel tumbuhan.

Kloroplas memiliki konsentrasi yang mengandung pigmen fotosintesis untuk memungkinkan tumbuhan melakukan proses fotosintesis.

Selain itu, bisa di sebut fungsi kloroplas yang sangat penting yaitu untuk membantu proses fotosintesis. Itulah sebabnya tumbuhan di sebut juga sebagai produsen karena mampu menghasilkan makanannya sendiri.

 

Vakuola

Terakhir, vakuola adalah bagian tengah sel tumbuhan. Vakuola adalah organel dengan membran sel besar, hampir setengah ukuran sel itu sendiri.

Tugas vakum adalah menyimpan cadangan makanan dan air. Vakuola juga di temui pada organisme dengan hanya satu sel, seperti amuba dan Paramecium.